Profil
Lulusan Program Studi S1 Ilmu Komunikasi
(Kampus
Kabupaten Magetan)
Universitas
Negeri Surabaya
- Creative Media Specialist
Lulusan
memiliki keahlian dalam merancang, menciptakan, dan mengelola konten kreatif
untuk berbagai platform media, baik digital maupun tradisional. Mereka mampu
menggabungkan kreativitas dengan pemahaman mendalam tentang media dan teknologi
untuk menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens target.
Deskripsi
Profil
1. Keahlian
dalam Konten Kreatif: Lulusan ini memiliki keterampilan dalam menciptakan
konten visual, audio, dan teks yang inovatif dan menarik, seperti video, desain
grafis, fotografi, animasi, dan tulisan kreatif. Mereka memahami tren media dan
mampu menghasilkan konten yang relevan dengan budaya dan preferensi audiens.
2. Pemahaman
Platform Digital: Creative Media Specialist mahir menggunakan berbagai platform
digital seperti media sosial, situs web, blog, dan aplikasi. Mereka mampu
memilih platform yang tepat untuk menampilkan konten, memahami algoritma, dan
mengoptimalkan konten untuk engagement yang lebih tinggi.
3. Keterampilan
Storytelling: Lulusan ini memiliki kemampuan untuk merangkai narasi yang
menarik dan sesuai dengan tujuan komunikasi, baik untuk branding, pemasaran,
atau kampanye sosial. Storytelling menjadi kekuatan utama untuk menyampaikan
pesan yang berdampak dan berkesan.
4. Penguasaan
Alat Digital: Lulusan ini mampu menggunakan perangkat lunak kreatif seperti
Adobe Creative Suite (Photoshop, Illustrator, Premiere, After Effects),
perangkat lunak pengeditan video, alat manajemen media sosial, serta teknologi
terbaru dalam produksi konten kreatif.
5. Adaptasi
dengan Teknologi Baru: Mereka terus mengikuti perkembangan teknologi dan tren
media, termasuk augmented reality (AR), virtual reality (VR), serta teknik
produksi multimedia terbaru untuk menciptakan pengalaman yang imersif bagi
audiens.
- Marketing Communication Specialist
Lulusan
memiliki keahlian dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi
strategi komunikasi pemasaran untuk memperkuat brand awareness, meningkatkan
engagement, serta mencapai target penjualan. Lulusan ini mampu menyampaikan
pesan merek secara efektif kepada audiens target melalui berbagai saluran
komunikasi dan metode pemasaran.
Deskripsi
Profil
1. Strategi
Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC): Lulusan ini memiliki keterampilan dalam
merancang dan menerapkan strategi Integrated Marketing Communication (IMC) yang
memadukan berbagai elemen komunikasi seperti iklan, promosi penjualan, hubungan
masyarakat, pemasaran digital, dan penjualan langsung untuk memastikan pesan
yang konsisten dan terpadu di semua platform.
2. Branding
dan Positioning: Lulusan ini ahli dalam menciptakan identitas dan citra merek
yang kuat. Mereka memahami pentingnya positioning merek di pasar dan mampu
merumuskan strategi untuk membedakan merek dari pesaing dengan menekankan
keunikan dan nilai tambah produk atau layanan.
3. Penguasaan
Alat Digital dan Media Sosial: Marketing Communication Specialist mahir
menggunakan media sosial, email marketing, search engine marketing (SEM),
search engine optimization (SEO), dan content marketing untuk menjangkau
audiens target. Mereka juga mampu memanfaatkan alat digital seperti Google Ads,
Facebook Ads, serta platform analitik untuk mengoptimalkan kampanye pemasaran.
4. Kemampuan
Riset Pasar dan Analisis Data: Lulusan ini memahami pentingnya riset pasar
untuk mengidentifikasi preferensi dan kebutuhan konsumen. Mereka mampu
menganalisis data pasar, tren konsumen, serta performa kampanye pemasaran untuk
terus mengoptimalkan strategi dan hasil.
5. Keterampilan
Komunikasi Persuasif: Lulusan ini memiliki keahlian dalam merancang pesan yang
persuasif dan kreatif yang dapat menarik perhatian audiens, mempengaruhi
persepsi, dan mendorong tindakan konsumen. Mereka mampu menulis materi iklan,
mengembangkan konsep kampanye, dan mempresentasikan ide secara efektif.
6. Pengelolaan
Kampanye Pemasaran: Lulusan ini mampu merancang, meluncurkan, dan mengelola
kampanye pemasaran yang efektif, baik melalui media tradisional seperti
televisi, radio, cetak, maupun media digital seperti media sosial, iklan
daring, dan platform e-commerce.
7. Pengukuran
Kinerja Kampanye: Mereka juga memiliki keterampilan dalam mengevaluasi
efektivitas kampanye pemasaran dengan menggunakan alat analitik seperti Google
Analytics, alat CRM, dan platform iklan digital lainnya. Hal ini membantu
mereka dalam mengukur return on investment (ROI) dan dampak dari setiap
kampanye.
- Communication and Social Development
Consultant
Lulusan
memiliki fokus pada penggunaan strategi komunikasi untuk mendukung pembangunan
sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempromosikan perubahan
sosial yang berkelanjutan. Lulusan ini memiliki keterampilan dalam merancang
dan melaksanakan program komunikasi yang berorientasi pada pengembangan
masyarakat, pembangunan berkelanjutan, serta advokasi isu-isu sosial di tingkat
lokal, nasional, maupun internasional.
Deskripsi
Profil
1. Perencanaan
Strategi Komunikasi untuk Pembangunan Sosial: Lulusan ini mampu merancang
strategi komunikasi yang mendukung tujuan pembangunan sosial dan ekonomi,
seperti pengentasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, pendidikan, kesehatan,
dan lingkungan. Mereka merancang program komunikasi yang bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran dan mendorong partisipasi masyarakat dalam isu-isu
pembangunan.
2. Advokasi
dan Kampanye Sosial: Communication and Social Development Consultant memiliki
keterampilan dalam melakukan advokasi publik melalui kampanye sosial yang
melibatkan pemangku kepentingan seperti pemerintah, LSM, media, dan komunitas.
Mereka berfokus pada penggunaan media massa dan digital untuk memengaruhi
kebijakan publik dan membentuk opini masyarakat terhadap isu-isu sosial yang
mendesak.
3. Komunikasi
Interkultural dan Partisipatif: Lulusan ini memahami pentingnya komunikasi
interkultural dalam konteks pengembangan sosial, terutama di masyarakat yang
beragam secara budaya. Mereka mampu menggunakan pendekatan komunikasi
partisipatif, yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan dan
pelaksanaan program-program pembangunan, sehingga memastikan relevansi lokal
dan keberlanjutan proyek.
4. Pengelolaan
Program Pembangunan Komunikasi Inklusif Berbasis Komunitas: Lulusan ini mampu
mengelola dan memfasilitasi program-program pengembangan komunitas yang
berkelanjutan. Mereka bekerja dengan organisasi internasional, pemerintah, atau
lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam merancang intervensi komunikasi yang
dapat meningkatkan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan
pemberdayaan ekonomi di komunitas yang kurang terlayani.
5. Pemantauan
dan Evaluasi Proyek Komunikasi untuk Pembangunan: Lulusan ini terampil dalam
memantau dan mengevaluasi dampak dari proyek-proyek komunikasi pembangunan.
Mereka menggunakan alat pengukuran dampak sosial untuk menilai efektivitas
program komunikasi, dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, dengan
tujuan mencapai hasil yang lebih baik bagi masyarakat.
6. Penerapan
Teknologi untuk Pembangunan Sosial: Lulusan ini memanfaatkan teknologi digital
dan inovasi komunikasi untuk meningkatkan akses informasi dan partisipasi
masyarakat dalam proyek-proyek pembangunan. Mereka memanfaatkan media sosial,
platform seluler, serta teknologi komunikasi lainnya untuk menjangkau audiens
di daerah terpencil dan memastikan bahwa mereka mendapat manfaat dari program
pembangunan.
- Research Assistant
Mencetak
lulusan yang aktif dalam kegiatan penelitian di bidang komunikasi, baik untuk
tujuan akademik maupun praktis. Lulusan ini memiliki keterampilan dalam
mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data yang relevan dengan
isu-isu komunikasi serta mampu berkontribusi pada penelitian ilmiah yang
berkaitan dengan media, budaya, dan masyarakat. Lulusan mampu menguasai dalam
kemampuan perencanaan pengelolaan analisis data dalam kajian komunikasi sosial,
kajian media, dan komunikasi pemasaran.
Deskripsi
Profil
1. Pengumpulan
Data dan Riset Kualitatif & Kuantitatif: Research Assistant mahir dalam
berbagai metode penelitian, termasuk pengumpulan data melalui survei,
wawancara, focus group discussions (FGD), observasi, dan analisis dokumen.
Mereka juga terampil dalam menggunakan alat statistik untuk analisis data
kuantitatif serta metode analisis tematik untuk riset kualitatif.
2. Kemampuan
Analisis Media dan Diskursus: Lulusan ini mampu menganalisis konten media,
wacana publik, serta pesan-pesan komunikasi di berbagai platform (media massa,
digital, dan sosial). Mereka dapat mengevaluasi dampak media pada masyarakat
serta memahami bagaimana media membingkai isu-isu sosial, politik, dan budaya.
3. Pemahaman
Teori Komunikasi dan Metodologi Riset: Research Assistant memiliki pengetahuan
yang mendalam tentang teori-teori komunikasi, baik klasik maupun kontemporer,
yang digunakan untuk memandu proses penelitian. Mereka juga memahami berbagai
metodologi riset, termasuk metode eksperimental, etnografi, dan studi kasus,
untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas.
4. Penyusunan
Laporan dan Publikasi Ilmiah: Research Assistant berperan dalam menyusun
laporan riset, makalah akademik, serta publikasi ilmiah berdasarkan hasil
penelitian. Mereka dapat menulis laporan riset yang terstruktur, mendukung
dosen atau peneliti senior dalam penyusunan artikel jurnal, dan berkontribusi
dalam publikasi ilmiah di konferensi atau jurnal terakreditasi.
5. Inklusivitas
dalam Penelitian: Dalam melakukan riset, Research Assistant yang berfokus pada
inklusivitas akan memastikan bahwa penelitian mereka mencakup perspektif dari
kelompok yang kurang terwakili, seperti masyarakat adat, kelompok minoritas,
perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
Mereka memahami pentingnya inklusivitas dalam penelitian untuk menghasilkan
wawasan yang lebih komprehensif dan berkeadilan.
- Entrepreneur in Communication Sector
Lulusan
memiliki kemampuan untuk merintis, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang
komunikasi. Mereka mampu melihat peluang bisnis dalam industri media,
pemasaran, dan teknologi, serta mengintegrasikan strategi komunikasi yang
inovatif untuk menciptakan solusi kreatif bagi konsumen dan klien. Lulusan ini
tidak hanya memahami aspek teknis komunikasi, tetapi juga memiliki keterampilan
manajerial dan kewirausahaan yang kuat untuk membangun bisnis yang
berkelanjutan. Lulusan diharapkan mampu membuat perencanaan, pengelolaan, dan
evaluasi strategi berbasis ICT dalam pengembangan kewirausahaan.
Definisi
Profil
1. Pengembangan
Ide Bisnis Berbasis Komunikasi: Entrepreneur dalam komunikasi mampu
mengidentifikasi peluang pasar dan menciptakan produk atau layanan berbasis
komunikasi yang inovatif, seperti agensi periklanan, platform media digital,
layanan produksi konten, atau startup teknologi komunikasi. Mereka memiliki
visi untuk mengembangkan solusi yang memenuhi kebutuhan komunikasi pasar yang
terus berkembang.
2. Kemampuan
Pemasaran dan Branding: Lulusan ini memiliki keahlian dalam mengembangkan
strategi pemasaran untuk mempromosikan produk atau layanan mereka. Mereka
memahami branding secara mendalam dan mampu merancang identitas merek yang
kuat, menciptakan citra positif, serta membangun hubungan yang erat dengan
konsumen melalui kampanye komunikasi yang efektif.
3. Inovasi
dalam Produk dan Layanan Komunikasi: Lulusan ini memiliki kemampuan untuk terus
berinovasi, baik dalam menciptakan konten yang unik dan menarik, maupun dalam
menawarkan layanan komunikasi yang memenuhi tren dan permintaan pasar terbaru.
Mereka mampu memadukan elemen teknologi, kreativitas, dan analitik untuk
menciptakan layanan yang relevan di era digital.
4. Komunikasi
Persuasif dan Negosiasi Bisnis: Entrepreneur dalam komunikasi harus mampu
menggunakan keterampilan komunikasi persuasif untuk bernegosiasi dengan mitra
bisnis, klien, dan investor. Mereka mahir dalam mempresentasikan ide bisnis
mereka, membangun relasi bisnis yang kuat, serta menciptakan jaringan yang
mendukung pertumbuhan usaha.